7 Latihan fotografi praktis sehari-hari

7 Latihan fotografi praktis sehari-hari

Sahabat BP yang berbahagia, pepatah Menyebut, “Bisa di karenakan biasa” atau Perkataan istilah orang kulon “Practice makes more perfect” Bisa berlaku juga di bidang/dunia fotografi.
 
Berikut ini 7 latihan/praktek yang Bisa dilakukan sehari-hari untuk lebih melonjakkan dan mematangkan kemampuan seorang fotografer di menjalankan kegiatan/profesinya.

Advertisement

Nah sahabat BP, untuk itu marilah kita simak ke 7 latihan/praktek fotografi Itu, Bagaikan berikut :

1. memakai Spot Meter

memakai Spot Meter

(Courtesy of ecx.images-amazon.com)

sistem metering modern dengan cara Generik mempunyai banyak mode fungsi penggunaan yang sering disebut juga dengan Evaluatif Matrix atau Multi Area, yang sangat bermanfaat untuk fotografer di menjalankan persiapan pemotretan dan menjalankan pengaturan eksposure yang bagus dengan cara merata di di semua kondisi supaya tak terjadi Under Exposure ataupun Over Exposure, serta Bisa membantu fotografer di Memajukan pemahaman yang lebih bagus dari rentang tonal (Tonal Range) di suatu pemotretan.


2. Pengecekan Histogram

Pengecekan Histogram

(Courtesy of media.digitalcameraworld.com)

Pengecekan Histogram melalui display kamera, mirip dengan pengecekan Level di software Photo Editor Adobe Photoshop. Tampilan histogram di kamera Yaitu grafik yang mewakili kecerahan pixel yang membentuk gambar yang dihasilkan. Skala Dinamis dari hitam dengan nilai kecerahan 0 di sebelah kiri hingga putih dengan nilai kecerahan 255 di sebelah kanan. Bagian puncak di grafik histogram menunjukkan jumlah piksel kecerahan dan bagian terlebar menunjukan banyaknya piksel yang dikandung kecerahan Itu. Dengan pengecekan histogram Seusai setiap menjalankan pemotretan, akan melonjakkan pemahaman fotografer mengenai distribusi kecerahan gambar. Hal ini pun akan memungkinkan fotografer untuk menentukan apakah gambar yang akan dihasilkan kekurangan atau kelebihan mayoritas piksel yang dikelompokkan ke kiri atau kanan grafik masing-masing.


3. memakai Lensa Prima / Prime Lense

memakai Lensa Prima

(Courtesy of media.digitalcameraworld.com)

memakai Lensa Prima (Prime Lense) dengan panjang fokus tetap (fixed focal length), memungkinkan fotografer untuk melupakan mengenai masalah zooming yang masuk ataupun keluar di pemotretan, hingga fotografer Bisa lebih fokus kepada subjek yang akan diambil melalui jendela bidik dan langsung memotret atau Dinamis lagi untuk menemukan titik pandang baru atau alternatifnya. memakai Lensa Prima Bisa memaksa fotografer untuk menjelajahi subjek lebih lengkap hingga fotografer akan Genjah mendapatkan pemahaman yang lebih bagus dari sudut pandang lensa seakan fotografer sedang menjalankan perjalanan cahaya, bila fotografer hanya memakai satu lensa di di pemotretan, fotografer akan benar-benar mengenal dan mengerti mengenai Focal Length (panjang fokus) dan di akhirnya fotografer akan Bisa memutuskan penggunaan Jenis Lensa mana yang paling tepat digunakan untuk pemotretan dengan hasil yang sempurna.


4. Pengaturan white balance

White Balance

(Courtesy of media.digitalcameraworld.com)

sistem white balance di mode otomatis walaupun mempunyai kemampuan prima, namun tak selamanya Bisa menghasilkan gambar sesuai dengan keinginan fotografer di menjalankan pemotretan di di berbagai kondisi/keadaan yang Bhineka. Dengan memilih mode preset manual di sistem white balance kamera, fotografer Bisa bereksperimen dengan pengaturan white balance untuk berbagai kondisi cahaya supaya mendapatkan hasil yang sempurna sesuai keinginan. Walaupun cukup sulit menjalankan pengaturan white balance yang tepat, namun dengan latihan dengan cara kontinyu dan konsisten hal Itu Bisa membuat fotografer lebih memahami mengenai white balance.


5. memakai set kustom pengaturan white balance

White Balance2

(Courtesy of )

dengan cara teori, sangat mudah untuk mengatur nilai white balance kustom di kamera, fotografer hanya tinggal mengatur ke mode yang benar/sesuai setelah itu menjalankan pemotretan di kertas berwarna abu-abu atau putih di kondisi cahaya yang Serupa Bagaikan subjek foto. di prakteknya hal Itu Bisa sedikit rumit melakukannya, di karenakan sudut di fotografer memegang kertas/subjek Bisa mempunyai dampak besar di hasil akhir. bila cahaya utama datang langsung dari atas subjek dan fotografer memegang kertas dengan Letak sedikit ke bawah Futuristis area berwarna di bawah subjek, fotografer akan menemukan hasil yang sangat berbeda dengan Letak memegang kartu sedikit ke atas. Pelajari tutorial menjalankan pengaturan white balance kustom di kamera melalui percobaan memegang kertas subjek foto dengan Letak sudut yang Bhineka hingga didapat hasil akhir yang sempurna.


6. memakai mode exposure manual

Manual Exposure

(Courtesy of media.digitalcameraworld.com)

Meskipun mode aperture dan shutter priority exposure sangat bermanfaat, namun fotografer hanya Bisa meraba-raba mengenai seberapa terang atau gelap yang akan dihasilkan di di gambar masuk ke di kamera. Dengan memakai/memilih exposure mode manual Bisa membuat fotografer bertanggung jawab dan memaksa fotografer untuk berpikir mengenai kecerahan subjek dan sekitarnya. Ini juga berarti bahwa fotografer wajib mempertimbangkan bagus DOF (Depth of Field) ataupun freezing dan bluring movement. latihan/praktek ini akan lebih sempurna apabila digabungkan dengan latihan/praktek memakai spot metering di karenakan akan memungkinkan fotografer Bisa mengatur dan memilih pengaturan eksposur yang bekerja tepat untuk bagian Eksklusif di suatu pemotretan.


7. Publikasikan hasil foto melalui media sosial minimal suatu perhari

SocMed

(Courtesy of media.digitalcameraworld.com | www.n5r.com)

Semua latihan/praktek harian fotografi diatas akan lebih sempurna apabila dilengkapi dengan mempublikasikannya minimal 1 (satu) buah foto hasil latihan/praktek melalui jejaring media sosial seperti facebook, twitter, instagram, google plus dan jejaring media sosial lainnya yang sudah terkenal untuk mengetahui komentar-komentar mengenai hasil foto-foto Itu hingga didapat Citra hasil foto yang bagus dan sempurna dengan cara Generik yang di gilirannya akan membuat fotografer Jadi semakin matang dan berkualitas.

Demikian semoga Bisa bermanfaat.
 
Sumber :

Incoming search terms:

Advertisement

Pictures gallery of 7 Latihan fotografi praktis sehari-hari

7 Latihan fotografi praktis sehari-hari | admin | 4.5