Berguru Fotografi: Memahami Setting Drive Mode di Kamera

Sunday, January 28th, 2018 - Setting Kamera, Teknologi, Tips Fotografi, Tips Kamera

Berguru Fotografi: Memahami Setting Drive Mode di Kamera

Tombol yang mana untuk menjalankan apa. Nah saya akan mencoba menguraikannya satu persatu. Kali ini Yaitu mengenai Drive Mode. Sebelum terlalu jauh, saya mau membatasi artikel ini mengenai kamera DSLR, mirrorless dan juga kamera saku yang mendukung setting manual. Untuk kamera pro, tombol Eksklusif tersedia untuk hampir semua setting dasar. Sementara untuk kamera pemula, jumlah tombol dibatasi supaya tak membingungkan, fotografer wajib mau masuk ke menu.

Drive mode Yaitu setting dasar kamera. Masing-masing mode tersedia untuk Bisa memberi opsi kepada fotografer saat memotret jenis subjek dan juga kondisi pemotretan Eksklusif.
Mayoritas kamera mempunyai setidaknya 3 settingan drive mode: Single, Continuous dan Continuous High. Tapi umumnya menyediakan pilihan contohnya timer 2 detik dan 10 detik dan lain-lain.

Drive Mode: Single Shot

Advertisement

Single Shot Yaitu pilihan default di semua kamera. Opsi Drive Mode Single Shot ini Bisa dipakai untuk mayoritas situasi pemotretan: saat memotret pemandangan, memotret pacar yang bergaya, memotret Boga untuk diunggah ke Instagram, memotret teman-teman yang akan berpose di acara kopdar dll. Intinya, Single Shot dipakai saat memotret di kondisi yang biasa aja. Apa keuntungan memotret di mode Single Shot ini? kita tak wajib khawatir kebanyakan mengambil foto di karenakan sekali tombol shutter tertekan penuh, hanya satu foto yang dihasilkan.

Drive Mode: Continuous/Burst

di pilihan drive mode Continuous/Brust, kamera tetap memotret dan mengambil foto dengan kontinu sepanjang kita menekan tombol shutter. Kita akan sangat terbantu saat wajib memotret subjek yang Dinamis dengan Genjah dimana kita mau memperoleh rentetan foto di urutan yang Genjah. Tugas kita Yaitu memilih foto yang dianggap terbaik dan Bisa dipakai di karenakan sekarang mempunyai puluhan, bahkan ratusan foto./Beberapa kamera mempunyai opsi lebih jauh ke di drive mode ini: Continuous High (H), Continuous Low (L), kecepatan super tinggi dan juga kecepatan rendah.

Low: di Low Continuous, 

kamera mengambil foto dengan cara beruntun di kecepatan rendah. Opsi ini diberikan saat kita memotret subjek yang Dinamis dengan moderat dan kita tak mau kehabisan kartu memori di waktu yang singkat.

High: saat memotret aksi dan subjek yang Dinamis Genjah, opsi ini memanfaatkan kemampuan kamera untuk Bisa mengambil foto beruntun tercepat dengan maksimal. Seandainya spesifikasi kamera mampu memotret 12 frame per detik dengan format JPEG, maka saat berada di Continuous High, kamera berusaha menghasilkan 12 foto JPEG saat kita menekan tombol shutter di 1 detik.

Drive Mode: Self-Timer

Mode Self Timer membagikan waktu jeda saat tombol shutter ditekan dan kamera mengambil foto, biasanya akan ada 2 pilihan waktu jeda: 2 detik atau 10 detik. Drive mode bermanfaat saat kita tak punya teman tapi mau berfoto.

Advertisement

Pictures gallery of Berguru Fotografi: Memahami Setting Drive Mode di Kamera

Berguru Fotografi: Memahami Setting Drive Mode di Kamera | admin | 4.5