Multi regulator

Tuesday, March 21st, 2017 - Teknologi

      Memasang Multi regulator yang aman.
Sering kita jumpai,Seandainya kita sedang berada dirumah user,kita lupa membawa/kehabisan stok STR.maka dengan terpaksa kita memasang multi regulator.
Beberapa fungsi dari multi regulator,Bisa kita gunakan Bagaikan “TESTER”,atau penguji dari output/beban dari suatu power supply yang bermasalah,di karenakan tak tertutup kemungkinan,bahwa kerusakan suatu PSU,dikarenakan beban yang short.Kita Bisa memastikannya sebelum kita mereparasi power Itu.
di kondisi Eksklusif,misalnya kita tak mempunyai part pengganti atau tak menemukan spareperts yang bagus,(hanya untuk type Eksklusif) Multi regulator Bisa kita gunakan(EMERGENCY!!! ONLY).
akan tetapi untuk memasang Multi regulator ini dengan cara permanent,wajib dipasang dengan tutorial yang aman,di karenakan Seandainya tak akan menimbulkan efeck Eksklusif yang tak bagus.
Pemasangan yang sesuai setidaknya akan,mereduksi tegangan standby yang terlalu tinggi akan tetapi rendah apabila sedang running,dan memberi pegamanan apabila terjadi masalah atau korsletting atau trouble.Berikut contoh modifikasi Multi regulator di suatu powersupply memakai STRF6654.
Sebelum pemasangan lepaskan koneksi R220k yang terhubung di Colector FET,setelah itu beri kabel dan hubungkan di B+ supply(+300vdc),hal ini Bisa sedikit mencegah variable output.



Power supply with Power standby
di session 1 telah kita jelaskan sedikit mengenai tutorial kerja SMPS.Kali ini kita akan membahas SMPS yang dilengkapi dengan system Standby.
Seperti Elaborasi terdahulu,disini kita akan jelaskan dengan cara teori dasar aja,di karenakan akan banyak varian / model yang beredar,namun di prinsip kerjanya tak jauh berbeda.
di system SMPS ini,Standby atau yang biasa diartikan Bagaikan OFFLINE SMPS,lebih berfungsi Bagaikan supply untuk MICOM aja,di karenakan di di unit dengan cara Keseluruh di keadaan off (standby),kecuali power standby aja yang bekerja,maka daya yang tak dibutuhkan akan Jadi off.
Berikut tutorial kerja suatu SMPS yang memakai system Standby:
1.di di Letak standby,semua daya di-offkan,kecuali bagian stanby SMPSnya.
2.di Micom memberi signal (di bentuk tegangan Eksklusif) ke SMPS untuk ON,maka akan terjadi system kerja Anemia lebih Bagaikan berikut:
2.1.Switch on(biasanya melalui sirkuit optocoupler),akan membagikan tegangan kerja ke driver PFC (Power Factor Correction) untuk bekerja,apabila:
2.1.1.PFCnya normal maka akan dilanjutkan ke proses selanjutnya.
2.1.2.akan tetapi apabila PFCnya bermasalah,maka akan membagikan signal melalui sirkuit AC detector untuk memberi signal ke MICOM bahwa ada permasalahan dibagian SMPSnya,dan MICOM akan menghentikan /mengulang start lagi (di unit Eksklusif akan membagikan signal error melalui interface LED indikator).Ac detector terkadang juga dihubungkan dengan standby power itu sendiri.
2.2.proses selanjutnya main SMPS akan bekerja sepenuhnya Seusai sirkuit PFC bekerja normal,namun bila terjadi kegagalan dikarenakan sirkuit main SMPSnya abnormal,sehingga menyebabkan tegangan output tak keluar/abnormal,maka dari mainboard akan membagikan signal melalui sirkuit proteksi untuk menghentikan semua proses di SMPS.
Begitu juga apabila terjadi error/kesalahan tegangan yang terjadi di semua board yang disupply oleh SMPS,maka dengan cara otomatis system protect juga akan bekerja.
Untuk jenis SMPS Eksklusif dilengkapi system control yang terprogram(Bagaikan contoh SMPS tv plasma), akan tetapi system kerjanya hampir Serupa,namun agak lebih rumit.
Untuk itu sudah disebutkan dari awal,sebelum menjalankan diagnosa,wajib sekali untuk mempelajari Dulu system kerja dari unit yang akan dikerjakan.
Sedikit info dari kami semoga Bisa membagikan sedikit pengetahuan akan system kerja dari suatu SMPS dengan cara sederhana,sehingga Bisa lebih membantu di menganalisa kerusakan yang terjadi.

Advertisement

         
             Semoga bermanfaat.

Sumber  :  http://avtronicservice.blogspot.com/

Incoming search terms:

Advertisement

Pictures gallery of Multi regulator

Multi regulator | admin | 4.5