Tips memakai Flash

Thursday, March 2nd, 2017 - Camera Flash, Photography Technique, Teknologi

Tips memakai Flash

Oleh : Tigor Lubis

Sahabat BP yang berbahagia, melanjutkan tulisan/artikel saya terdahulu mengenai Teknik Pencahayaan di Fotografi, berikut ini saya akan membahas mengenai tips memakai Flash atau yang biasa disebut juga dengan Blitz.
 
saat kalian memotret seseorang/objek disaat matahari sedang bersinar, namun tanpa kalian sadari tiba-tiba hasil objek yang kalian foto Itu gelap sementara latar belakangnya terekam dengan bagus seperti terlihat di Gambar A, Padahal hasil rekam foto yang kalian inginkan Yaitu seperti di Gambar B :

Advertisement
ByPFlashTips01B

Apa yang sebenarnya terjadi?
Hal Itu Bisa terjadi di karenakan adanya Disparitas intensitas cahaya yang begitu tinggi antara latar belakang dengan objek, dimana intensitas cahaya di latar belakang sangat tinggi dan intensitas cahaya di objek rendah.
 
Lalu apa yang Bisa kita lakukan untuk mengatasi masalah ini?
Ada beberapa tips untuk mengatasi hal Itu, Yaitu Bagaikan berikut:

  1. Pindahkan objek ke tempat yang mempunyai intensitas cahaya yang Serupa dengan latar belakang.
  2. Tunggu hingga intensitas cahaya latar belakang menurun.
  3. Gunakan cahaya tambahan untuk menambah intensitas cahaya di objek.

Untuk dua pilihan 1 dan 2 rasanya tak wajib kita bahas, keduanya Bisa dilakukan selama keadaan memungkinkan, kenapa tak?. Namun bagaimana apabila kedua pilihan itu tak memungkinkan?. Untuk itu mari kita bahas kemungkinan ketiga Yaitu dengan memakai cahaya tambahan.
Banyak macam cahaya tambahan yang Bisa memungkinkan kondisi ini teratasi. Satu diantaranya Yaitu dengan memakai flash. Bagaimana tips menggunakannya?, bagaimana tips mengukurnya? dan masih banyak bagaimana lainnya yang muncul di benak kalian tentunya.
 
di kondisi objek kalian berada di areal bayangan yang terlindung dari sinar matahari dan latar belakangnya terkena sinar matahari dengan cara langsung, gunakan system pencahayaan matrix. Cari titik 0 (nol) dengan memakai mode Program. di kasus yang saya lakukan, saya mendapatkan komposisi: ISO 100, aperture f/4 dan speed 1/50, dan seperti inilah hasilnya:

ByPFlashTips02

Sementara kita abaikan Dulu objek utamanya. Saya merasa latar belakang yang terlalu terang, maka saya putuskan untuk menurunkan 2 stop under Jadi: ISO 100, Aperture F/4 dan speed 1/0, maka seperti inilah hasilnya:

ByPFlashTips03

Seusai puas dengan pencahayaan latar belakang, barulah perhatian saya alihkan di objek utama. wajib saya ingatkan disini bahwa jarak antara saya dengan objek seperti yang tertera di lensa Yaitu 1,8 m. Dengan kombinasi pencahayaan yang Serupa saya tambahkan flash dan berikut Yaitu rangkaian hasilnya:

Flash Mode D-TTL serta flash compensation -3,0

ByPFlashTips04

Flash Mode D-TTL serta flash compensation -2,0

ByPFlashTips05

Flash Mode D-TTL serta flash compensation -1,0

ByPFlashTips06

Flash Mode D-TTL serta flash compensation 0,0

ByPFlashTips07

Flash Mode D-TTL serta flash compensation +1,0

ByPFlashTips08

Flash Mode D-TTL serta flash compensation +2,0

ByPFlashTips09

Flash Mode D-TTL serta flash compensation +3,0

ByPFlashTips10

Nah, dari contoh-contoh hasil gambar Itu diatas, kira-kira kalian Bisa memilih compensasi flash manakah yang akan kalian gunakan. di bahasan ini, saya tak mempermasalahkan bagus atau tidaknya. Hal itu tergantung di selara kalian masing-masing.
Saya ingatkan kembali bahwa jarak objek dengan kamera relative dekat. Bagaimana apabila jaraknya jauh?. Sebenarnya perhitungan dimensi jarak itu ada di flash kalian. Maka selama jaraknya masih masuk di ruang lingkup flash, maka akan amanlah hasil foto kalian. Namun semua akan tergantung di seberapa jauh kalian mengenal peralatan kalian. Maka disini saya ingin mengajak kalian untuk mengenal lebih jauh dengan peralatan kalian, dengan maksud supaya kalian lebih mengenal karakternya

Manual Mode dan Boucing

Seusai tadi kita bicara mengenai flash di kondisi TTL Mode di ini kita bicara mengenai kondisi Manual Mode.
Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, bahwa ada dimensi jarak di flash kalian. Maka demikian pula di Manual Mode yang tertulis dengan power Eksklusif maka jarak tempuh cahaya sejauh demikian meter. Maka apabila saya lihat jarak dari objek ke lensa 1,8 m maka satuan power yang saya dapatkan untuk 1,8 m Yaitu 1/64. Maka seperti inilah hasilnya:

ByPFlashTips11
Dan apabila saya kecilkan powernya Jadi 1/128 maka hasilnya Yaitu Bagaikan berikut:
ByPFlashTips12

Bagaikan pembanding, apabila saya besarkan powernya Jadi 1/32 maka hasilnya Yaitu Bagaikan berikut:

ByPFlashTips13

Selanjutnya, apabila kalian merasa bahwa cahaya flash Itu terlalu kasar maka kalian Bisa lakukan penghalusan dengan tips bouncing atau dipantulkan. Dan hasilnya Yaitu Bagaikan berikut:

ByPFlashTips14AByPFlashTips14BByPFlashTips15AByPFlashTips15BByPFlashTips16AByPFlashTips16BByPFlashTips17AByPFlashTips17B

Kesimpulan

saat kalian melibatkan latar belakang di bingkai/frame foto kalian maka hitunglah pencahayaan latar belakang terlebih Dulu. setelah itu lakukan perhitungan latar depan atau objek kalian. di hal ini Seusai saya tentukan pencahayaan latar belakang (di kasus ini: ISO 100, Aperture F/4 dan speed 1/0) maka hingga akhir sesi ini saya tak menjalankan perubahan pencahayaan. Hanya pencahayaan di objek aja yang saya rubah.
Perhatikan kesamaan di latar belakang yang tak berubah bagus warna ataupun intensitasnya. Hanya objek aja yang berubah gelap dan terangnya. Kalaupun ada perubahan sedikit itu dikarenakan dari pantulan/bias objek yang berwarna putih.
Kembali saya ingatkan bahwa di bahasan ini, saya tak mempermasalahkan bagus atau tidaknya foto Itu namun saya hanya ingin mengajak kalian untuk melihat Disparitas pencahayaan dengan memakai flash dan selanjutnya inilah yang Bisa kita sebut bermain dengan cahaya. Keputusan mengenai mana yang bagus dan mana yang tak, saya kembalikan di selera kalian masing-masing.

 
Demikian semoga tips ini Bisa bermanfaat. Selamat mencoba.
 
mengenai Penulis:
 
Tigor LubisTigor Lubis
Professional Photorapher
tigorlubis@yahoo.com
+622193491747
+6287877970214
BB 2703439F
 
 

Advertisement

Pictures gallery of Tips memakai Flash

Tips memakai Flash | admin | 4.5